Selasa, 29 November 2011

Reuni Arema dengan Stadion Gajayana


Reuni Arema dengan Stadion Gajayana

Rabu, 30 November 2011 01:01 wib
Stadion Gajayana (Foto: Ist)
Stadion Gajayana (Foto: Ist)
MALANG - Musim ini, Arema FC yang berlaga di kompetisi Indonesian Premier League akan melakukan reuni dengan stadion yang sempat menjadi kandang tim Singo Edan, yakni Gajayana. Hal ini tentu menjadi momen istimewa karena setelah bertahun-tahun beralih ke stadion Kanjuruhan, kini Arema kembali ke stadion bersejarah tersebut.

Hari ini Arema bakal meninggalkan Jayapura dan kembali ke Malang. Sebelum pertandingan menjamu Bontang FC pada 8 Desember, Roman Chmelo dkk tetap menjalani latihan rutin dan belum mengagendakan ujicoba setelah sebelumnya sempat mencicipi kekuatan PSM Makassar di Jayapura.

“Pertandingan itu (lawan Bontang) akan menjadi sangat istimewa karena sekaligus menandai kembalinya Arema ke Gajayana. Kami ingin Aremania memenuhi stadion dan yakin situasinya akan demikian. Kami tahu Aremania supporter yang loyal dalam mendukung Arema,” tutur Media Officer Arema FC, Noor Ramdhan.

Hingga kini Aremania memang cenderung tak memilih klub mana yang bakal lebih didukung. Kendati ada dua Arema yang berlaga di IPL dan ISL, sebagian besar Aremania tetap berkomitmen mendukung Arema baik di Stadion Gajayana maupun di Kanjuruhan.

Pertandingan di Gajayana sekaligus menjadi tolak ukur sebesar apa perhatian Aremania terhadap klub yang dikelola Muhammad Nur dan Lucky Zaenal. Sebab pamor Arema ISL yang bermarkas di Stadion Kanjuruhan juga belum luntur dan masih menyedot animo Aremania saat melakukan ujicoba.

arema incar juara IPL


Arema Incar Juara IPL

Logo Arema Malang (Foto: Ask)
Logo Arema Malang (Foto: Ask)
MALANG – Skuad Arema FC yang berlaga di Indonesian Premier League (IPL) akhirnya diperkenalkan ke publik. Selain memperkenalkan 28 pemainnya, Arema juga memaparkan target untuk menjadi juara di kompetisi IPL musim 2011/2012.

Perkenalan tim digelar secara sederhana juga dihadiri ratusan Aremania, pendukung setia Arema FC. Acara berjalan sangat meriah. Ratusan Aremania sempat dihibur permainan harmonika pendiri Arema, Lucky Acub Zaenal.

Sebelumnya, juga dilakukan peragaan kostum yang dipakai musim mendatang oleh dua model cantik sekaligus beberapa pemain. Untuk musim ini, klub berjuluk Singo Edan mengusung tema baru, yakni “Semangat Baru, Satu Jiwa, Untuk Indonesia”.

Tim Arema, menurut media officer Arema FC Noor Ramadhan, memiliki target untuk merebut juara dalam kompetisi ini. “Kami sudah melakukan persiapan tim sejak jauh hari. Jelas, target kami adalah merebut gelar juara kompetisi IPL,” tegasnya.

Terkait dengan ramainya pembicaraan dualisme kompetisi, Nunun -demikian sapaan akrab Noor Ramadhan- mengaku tidak mempersoalkan hal tersebut. “Itu adalah urusan PSSI. Kami sebagai klub di bawah PSSI akan mengikuti jalannya kompetisi resmi yang digelar PSSI,” tandasnya.
 

janji pssi


MALANG - Skuad Arema sudah dipastikan tidak dapat kompensasi poin dari batalnya dua laga lawan Persipura (26/11) dan Persidafon (29/11). Namun manajemen Arema masih bisa bernafas lega. Sebab, seluruh biaya untuk akomodasi selama lawatan ke Papua akan diganti PSSI. Diperkirakan biaya Arema yang ditanggung itu mencapai Rp 500 juta.
   
"Soal itu (kerugian finansial Arema), nanti akan ada ganti rugi dari penyelenggara kompetisi (PT Liga Prima Indonesia Sportindo/LPIS). Arema nanti mesti mengajukan klaim, berapa dana yang telah dikeluarkan," ujar Saleh Ismail Mukadar, deputi sekjen PSSI bidang kompetisi, Selasa (29/11).

Sementara terkait kompesasi poin karena lawan tandingnya yakni Persipura dan Persidafon membatalkan laga, Saleh Mukadar memastikan  Arema tidak akan dapat enam poin plus enam gol dari dua laga yang batal itu. Karena dua lawan Arema itu bukan lagi bagian dari kompetisi IPL. "Kemenangan WO (walkout) tidak mungkin diberikan, mengingat tim-tim itu (Persipura dan Persidafon) mundur dan tidak ikut IPL," kata Saleh.
    
Apalagi, lanjut Saleh, prosedur atau prosesi untuk menang WO tidak dijalani oleh Arema mengingat kondisi memang tidak memungkinkan untuk melaksakan prosedur itu. Prosedur yang harus dilalui untuk dapat kemenangan WO itu antara lain tim harus hadir masuk ke dalam lapangan meski lawan tidak ada.

Kemudian, panitia pelaksana (panpel) memanggil tim yang tidak hadir itu sebanyak tiga kali. Barulah setelah itu, ada keputusan menang WO usai wasit membunyikan peluit panjang.
   
Arema sendiri, seperti diketahui, pada 26 November lalu semestinya bertanding menghadapi Persipura Jayapura di Stadion Mandala. Prosedur pertandingan kala itu tidak bisa dilakukan karena Stadion Mandala sedang dipakai untuk menggelar partai final Inter Island Cup (IIC) antara Persipura melawan Persisam Samarinda.

Sementara laga menghadapi Persidafon Dafonsoro, menurut jadwal IPL, dihelat di Stadion Mandala, sore kemarin (29/11). Namun, Arema juga tidak perlu melakoni prosedur WO setelah mendapatkan kepastian dari PSSI bahwa laga tersebut dibatalkan.
    J
ika Arema tidak mendapatkan poin, bisa dibilang bahwa tur Arema ke Papua sia-sia. Sebab, tak hanya rugi secara tenaga, Arema juga dirugikan secara finansial, mengingat biaya yang dibutuhkan untuk menjalani tur ke provinsi paling timur Indonesia itu tidaklah murah.
  
Sementara pemberian ganti rugi itu tak hanya berlaku untuk Arema, tapi juga bagi PSM Makassar yang juga sudah terlanjur datang ke Papua. Mengenai dana yang dihabiskan oleh Arema dalam tur Papua-nya ini memang belum diketahui berapa pastinya, atau rinciannya. Namun berdasarkan pernyataan Pengawas Yayasan Arema, Fanda Soesilo, di sela-sela launching Arema 23 November lalu, untuk tur Papua, manajemen mengeluarkan dana hampir Rp 500 juta.
   
Media officer Arema, Noor "Nunun" Ramadhan mengungkapkan, meski belum ada rencana mengajukan klaim, namun manajemen mengaku bersyukur jika biaya Arema selama di Papua nanti diganti. "Ini karena pengeluaran kita untuk away Papua luar biasa tinggi. Kita apresiasi kepedulian PSSI terhadap Arema," ujar Nunun, ketika dihubungi kemarin. (muf/abm/jpnn/ko)

arema

Arema ISL Siap Diluncurkan

Rabu, 30 November 2011 09:37 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, MALANG - Arema Indonesia yang bakal berlaga di ajang Liga Super Indonesia (ISL) segera diperkenalkan ke publik khususnya Aremania atau suporter fanatik Arema. Media Officer Arema Indonesia ISL, Sudarmaji, Rabu (30/11) mengatakan kemungkinan besar pemain yang bakal memperkuat Arema dalam kompetisi ISL 2011/2012 sudah lengkap dan siap diperkanalkan pada Ahad (4/12).
"Waktu yang tinggal beberapa hari lagi sebelum meladeni Persela Lamongan pada laga perdana ini kami manfaatkan sebaik mungkin untuk menyusun komposisi dan mematangkan kerangka tim," tegas Darmaji.
Sejauh ini, lanjutnya, manajemen baru mengikat kontrak secara resmi dengan 11 pemain selain enam pemain magang dari Arema U-21. Namun sebelum diperkenalkan pada publik, pemain yang dibutuhkan itu diharapkan sudah lengkap.
''Apalagi, saat ini sudah ada beberapa pemain seleksi yang mengikuti pemusatan latihan (TC) di Batu,'' katanya. ''Sehingga, pelatih Wolfgang Pikal bisa memantau secara langsung siapa saja yang layak bergabung memperkuat Arema musim 2011-2012.''
Beberapa pemain yang saat ini mengikuti TC dan dalam proses seleksi di antaranya adalah Kery Yudiono, Khabib Syukron dan Ferry Aman Saragih. Menyinggung lokasi peluncuran Arema yang dikendalikan Rendra Kresna itu, Darmaji mengatakan masih belum ada kepastian apakah Stadion Kanjuruhan Kepanjen atau Gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM).
Hingga menjelang bergulirnya kompetisi ISL pada 1 Desember 2011, Arema ISL masih memiliki 11 pemain resmi. Di antaranya adalah Seme Pierre Patrick, Khusnul Yuli, Charis Julianto, Irsyad Aras, Nurul Mauludi serta Firmansyah Aprilianto.
Saat ini Kota Malang memiliki tiga klub yang bakal mengarungi kompetisi berbeda. Persema dan Arema yang dikendalikan M Nur berlaga di ajang Liga Prima Indonesia (ILP) dan Arema versi Rendra Kresna berlaga di ajang ISL.